Sistem Manajemen Kinerja

Mengelola manusia dalam konteks organisasi berarti mengelola manusia agar memiliki hasil yang optimal bagi kinerja organisasi. Karena itu, kinerja karyawan perlu dikelola dengan baik untuk mencapai tujuan organisasi sehingga menjadi sebuah konsep manajemen kinerja.

Pada dasarnya definisi manajemen kinerja adalah serangkaian kegiatan yang dimulai dengan perencanaan kinerja, observasi kinerja / review, penilaian kinerja dan tindak lanjut berupa pemberian penghargaan dan hukuman. Kegiatan harus dilakukan terus menerus.

Menurut Baird (1986) manajemen kinerja adalah proses kerja dari orang-orang untuk mencapai tujuan menetap di mana proses kerja kontinu dan terus terjadi. Menurut Dessler (2003), manajemen kinerja adalah proses untuk mengkonsolidasikan penetapan tujuan, penilaian, dan pengembangan kinerja ke dalam satu sistem tunggal yang adalah untuk memastikan kinerja karyawan mendukung tujuan strategis perusahaan.

Sedangkan menurut Udekusuma (2007), definisi kinerja manajemen adalah proses manajemen yang dirancang untuk menghubungkan tujuan organisasi dengan tujuan pribadi sehingga baik tujuan pribadi dan tujuan perusahaan dapat bertemu. Dalam hal ini, bagi karyawan tidak hanya tujuan pribadi yang dapat dicapai tetapi juga berperan dalam mencapai tujuan organisasi yang membuat diri termotivasi dan mendapatkan kepuasan yang lebih besar.

Manajemen kinerja definisi dalam buku manajemen kinerja merupakan proses komunikasi antara karyawan dan perusahaan, atau dengan anggota organisasi dalam suatu organisasi. Proses ini termasuk membangun tujuan yang jelas dan harapan dan juga memahami tentang pekerjaan yang akan dilakukan. Ini adalah sistem yang memberikan nilai lebih bagi organisasi, manajer dan karyawan.