Beruang kutub

beruang kutubBeruang kutub merupakan salah satu hewan karnivora terbesar di dunia. Populasi hewan ini tersebar di seluruh daerah kutub, Alaska, Kanada, Rusia dan Norwegia. Beruang kutub memiliki kemampuan adaptasi yang luar biasa di habitat es. Bulunya lebih tebal daripada beruang lainnya dan bahkan sampai menutupi kaki agar tetap hangat  di suhu yang sangat dingin. Warna bulunya sebenarnya tidak benar-benar putih, tetapi nampak seperti putih. Bulu beruang kutub ini tidak mengandung pigmen warna dan transparan serta memantulkan cahaya. Beruang kutub telihat sangat putih ketika bersih dan terkena sinar matahari, terutama setelah masa pergantian bulu yang dimulai di musim semi hingga musim panas. Sebelum masa pergantian bulu, beruang kutub terlihat berwarna kuning akibat dari minyak yang berasal dari anjing laut yang dimakannya. Beruang kutub jantan dewasa dapat memiliki berat sekitar 375 kg hingga 600 kg, sedangkan yang betina berkisar 165 kg hingga 325 kg.
Makanan utama hewan ini adalah anjing laut, singa laut dan burung. Di musim gugur, anjing laut biasanya membuat sepuluh hingga lima belas lubang pada permukaan es sebagai tempat untuk bernapas. Beruang kutub yang memiliki indera penciuman, penglihatan dan pendengaran yang sangat tajam memanfaatkan lubang ini sebagai tempat berburu makanan dengan menunggu anjing laut muncul ke permukaan. Anjing laut biasanya muncul ke permukaan setiap 5 hingga 15 menit. Di musim panas dimana laut es mengalami pergerakan, beberapa beruang kutub mengikuti pergerakan es tersebut dan dapat berjalan ribuan mil setiap tahunnya agar selalu bersama dengan sumber makanannya. Beruang kutub berjalan dengan kecepatan 5 hingga 6 kilometer per jam dan berlari hingga 40 kilometer per jam tetapi hanya untuk jarak pendek. Beruang kutub juga adalah perenang yang hebat.
Beruang kutub memiliki masa kawin di akhir bulan Maret hingga Mei. Beruang kutub selalu aktif sepanjang tahunnya. Mereka memiliki kemampuan untuk mengurangi kecepatan metabolisme ketika makanan langka dan menyesuaikannya kembali ketika banyak makanan. Tidak seperti beruang pada umumnya, beruang kutub yang tidak berkembang biak tidak mengalami hibernasi di musim dingin. Beruang kutub yang sedang hamil perlu makan banyak di musim panas dan gugur untuk mengumpulkan persediaan lemak agar dapat bertahan hidup selama bersarang. Lamanya kehamilan sekitar delapan bulan. Sekali hamil, beruang kutub dapat melahirkan 1 hingga 4 ekor anak, tetapi pada umumnya 2 anak. Beruang kutub betina bersarang di bulan Oktober di sebuah tumpukan es yang tebal atau di daratan. Anak beruang akan bersama induknya hingga berumur 2,5 tahun untuk belajar caranya berburu dan bertahan di habitat es. Beruang kutub betina dapat melahirkan lima ekor anak selama hidupnya, dimana ini merupakan tingkat reproduksi hewan mamalia yang paling rendah.

http://www.arisurachman.com

Apa itu Teknologi Nano ?

Teknteknologi nano..ologi nano adalah teknik dari sistem fungsional dengan ukuran yang sangat kecil yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan produk yang canggih dan modern.  Teknologi nano ini menghasilkan revolusi dalam bidang manufaktur dan membawa implikasi bagi kehidupan sosial, ekonomi dan lingkungan. Satu nanometer adalah satu per satu milyar meter, atau bisa dikatakan sama dengan luas tiga atau empat atom. Teknologi nano selain memberikan manfaat yang besar bagi manusia dalam berbagai bidang tetapi juga dapat membawa bahaya yang besar. Hal ini disebabkan karena elemen yang terbuat dari ukuran yang sangat kecil akan memiliki sifat yang berbeda dengan elemen yang berukuran normal sehingga elemen ini dapat bereaksi dengan lingkungan dalam cara yang tidak terduga. Dengan teknologi nano, produk yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang jauh lebih baik, lebih tahan lama, lebih aman, lebih hemat, lebih bersih dan lebih efisien, baik untuk komunikasi, pengobatan, transportasi, agrikultur dan industri.
Salah satu aplikasi teknologi nano yaitu dalam bidang pengobatan dimana dilakukan pengembangan obat yang berukuran nano partikel sehingga obat dapat langsung mengenai sel penyakit di dalam tubuh. Jika telah disempurnakan, metode ini dapat mengurangi efek buruk dari kemoterapi yang dapat merusak sel-sel yang sehat. Sedangkan dalam bidang elektronik, teknologi nano dapat meningkatkan kapabilitas peralatan elektronik dengan mengurangi konsumsi listrik dan berat produk. Teknologi nano juga berdampak pada beberapa aspek dalam teknologi pangan. Perusahaan pangan mengembangkan bahan berukuran nano yang tidak hanya membuat perbedaan pada rasa makanan tetapi juga keamanannya dan bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu teknologi nano juga digunakan dalam bahan bakar untuk menghemat biaya katalis yang digunakan dalam sel bahan bakar untuk memproduksi ion hidrogen dari bahan bakar seperti metanol dan untuk meningkatkan efisiensi dari membran atau lapisan yang digunakan dalam sel bahan bakar untuk memisahkan ion hidrogen dari gas lainnya seperti oksigen.
Banyak perusahaan yang kini mengembangkan baterai dengan menggunakan bahan berukuran nano. Baterai dengan bahan ini akan tahan lama walaupun disimpan bertahun-tahun lamanya dan dapat diisi ulang dengan lebih cepat daripada baterai konvensional. Bagi lingkungan, teknologi nano dapat meningkatkan kinerja dari katalis yang digunakan untuk mengubah gas yang keluar dari mobil atau pabrik menjadi gas yang tidak berbahaya. Hal ini disebabkan karena katalis yang terbuat dari partikel nano memiliki luas permukaan yang jauh lebih besar untuk bereaksi dengan zat kimia daripada katalis yang terbuat dari partikel berukuran besar. Makin besar luas permukaan maka makin banyak zat kimia yang berinteraksi dengan katalis sehingga katalis lebih efektif. Di samping itu teknologi nano kini juga banyak digunakan sebagai solusi terhadap masalah polusi air seperti limbah buangan pabrik. Teknologi nano dapat digunakan untuk mengubah zat kimia yang terkontaminasi melalui reaksi kimia menjadi zat yang tidak berbahaya.

ari/arisurachman.com