JOYMUNE MAX Susu Kolostrum Banyak Manfaat

JOYMUNEMAX dapat membantu kinerja obat kemoterapi dalam menghadapi sel kanker.
Meningkatkan efektifitas obat kemoterapi.
Mengurangi efek samping kemoterapi seperti rambut rontok, memar, dll.

HARGA Rp.400rb – 15 sachets.
(Pure Colostrum, Transfer Factor, Beta Glucan, Vit.C, dll)

Manfaat Susu Kolostrum Joymune Max :

1. Daya tahan tubuh menjadi optimal karena kandungan Imunoglobulin yang tinggi
2. Epithellal Growth Factor bermanfaat memelihara fungsi jaringan kulit
3. Kalsium alami yang dikandungnya penting untuk tulang, membantu mencegah osteoporosis
4. Insulin Growth Factor berfungsi menormalkan gula dan kolesterol darah, sangat baik untuk penderita Diabetes.
5. Anti bakteri, virus, alergi, dan toksin. Mencegah penyakit paru.
6. Transforming Growth factor membantu mempercepat penyembuhan luka
7. Membantu regenerasi tulang, syaraf dan pertumbuhan massa otot
8. Membantu penyembuhan gangguan fungsi pencernaan (penyakit radang usus, radang mukosa usus)
9. IgG juga berfungsi sebagai anti proliferasi sel tumor dan kanker

Manfaat Lainnya

METABOLISME & IMUNITAS TUBUH

Mengaktifkan sistem kekebalan tubuh melawan penyerangan virus, bakteri, jamur, parasit, dan neoplastik (sel kanker).

MENAMBAH TENAGA

JOYMUNEMAX berfungsi sebagai anti kelelahan, meningkatkan vitalitas, dan stamina.

MERANGSANG & MENYEIMBANGKAN IMUN TUBUH

Mengenali sel musuh, merangsang dan menyeimbangkan sistem imun dalam tubuh, melindungi tubuh dari efek radiasi, dan melindungi sel kekebalan tubuh.

PERTUMBUHAN & REGENERASI SEL

Merangsang pertumbuhan dan regenerasi sel, mambangun otot, membakar lemak sebagai energi, pertumbuhan tulang, dan perbaikan jaringan saraf.
Melindungi dari efek radiasi dengan cara melindungi sel kekebalan tubuh.
Anti-oksidan dan meningkatkan aktifitas sel Natural Killer.

PENYEMBUHAN TUBUH

Membantu penyembuhan & pencegahan penyakit Underactive Immune Cells (Lemah Daya Imun) seperti penyakit kanker, diabetes, sinusitis, maag, gagal ginjal, infeksi, penyakit kulit, malaria, hepatitis, autisme, HIV, dan sebagainya.

MENINGKATKAN KINERJA OBAT KEMOTERAPI

JOYMUNEMAX dapat membantu kinerja obat kemoterapi dalam menghadapi sel kanker.
Meningkatkan efektifitas obat kemoterapi.
Mengurangi efek samping kemoterapi seperti rambut rontok, memar, dll.

VITAMIN C

VITAMIN C berfungsi menangkal alergi, pilek, flu, dan perbaikan jaringan.

Susu Kolostrum sapi joymune max sangat berkualitas, suplemen gizi yang cocok untuk bayi, anak-anak hingga usia lanjut karena diperah kurang dari 12 jam.

Untuk mendapatkan manfaat kolostrum yang maximal, dianjurkan mengkonsumsi Susu Kolostrum sapi joymune max secara rutin :

pemeliharaan : 1 sdm/ hari
Kebutuhan khusus : 1-2 sachet/ hari

HARGA Joymunemax :
Harga Zona 1 (WIB)
HJ : Rp 400.000,-
HE : Rp 500.000,-

Harga Zona 2 (WITA)
HJ : Rp 420.000,-
HE : Rp 525.000,-

Harga Zona 3 (WIT)
HJ : Rp 440.000,-
HE : Rp 550.000,-

Q : Apa itu Joymunemax?
A : Joymunemax adalah immune booster berupa bubuk dengan rasa apel. Joymunemax bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan, meningkatkan stamina, mencegah tubuh terserang penyakit, mengurangi efek dari kemoterapi, antioksidan (melindungi dari radikal bebas), membantu penyembuhan & pencegahan penyakit Underactive Immune Cells (Lemah Daya Imum) seperti Penyakit Kanker, Diabetes, Sinusitis, Maag, Gagal Ginjal, Infeksi, Penyakit Kulit, Malaria, Hepatitis, Autisme, HIV dan sebagainya.

Q : Dosis konsumsi per hari?
A : 1 sachet/hari untuk membantu agar tidak mudah sakit, 2-4 sachet/hari apabila sedang tidak enak badan atau sakit. Konsumsi Joymunemax tanpa menggunakan air dan langsung dimasukkan ke dalam mulut (bawah lidah) agar penyerapannya lebih baik.

Q : Sebaiknya Joymunemax dikonsumsi sebelum atau sesudah makan?
A : Konsumsi Joymunemax sebelum dan sesudah makan sama saja yang penting mengkonsumsi Joymunemax setiap hari/rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Q : Apakah sudah ada testimoni Joymunemax?
A : Joymunemax menggunakan formula dari USA yang sudah disesuaikan dengan keadaan orang Indonesia, sehingga sudah terbukti manfaatnya.

Q : Apa kelebihan pure colostrum Joymunemax?
A : Colostrum dari Joymunemax mengambil colostrum sari susu sapi dengan kualitas A (kualitas terbaik).

Q : Apa kelebihan colostrum Joymunemax dibandingan dengan colostrum New Zeland?
A : Colostrum Joymunemax merupakan colostrum USA yang diambil pada hari pertama pada saat sapi melahirkan, dimana zat aktif yang berfungsi sebagai immune booster lebih tinggi dibandingkan dengan kolostrum New Zealand (yang diambil pada hari ke-4).

Q : Apa kelebihan produk pure colostrum Joymunemax dibandingan dengan produk colostrum lainnya?
A : Di dalam pure colostrum Joymunemax terdapat kandungan Immunoglobulin (IgG) sebesar 3.375%, sedangkan pada produk colostrum lain sekitar 1-2%. Pada manusia kandungan IgG merupakan kandungan yang paling dominan sebagai antibodi pada tubuh manusia.

Q : Apa bedanya Bioactive permeate dibandingkan dengan Transfer Factor?
A : Bioactive permeate terdiri dari transfer factor, growth factor, peptides & oligosaccharides, sehingga memiliki fungsi lebih banyak dibandingkan transfer factor seperti: regenerasi sel serta antioksidan terhadap radikal bebas.

Q : Apa kelebihan Beta Glucan?
A : Beta glucan dari ragi roti ini sudah terbukti aman, gluten-free, serta memiliki studi klinis dan sudah dikonsumsi sejak lama untuk meningkatkan immune system.

Q : Apakah Joymunemax boleh dikonsumsi oleh orang penyakit kanker?
A : Joymunemax dapat dikonsumsi oleh pasien kanker, terutama yang menjalani kemoterapi untuk mengurangi efek samping dari kemoterapi seperti lebih mudah sakit/tidak nafsu makan (karena immune system turun).

Q : Apakah Joymunemax boleh dikonsumsi oleh orang penyakit auto-immune?
A : Joymunemax dapat digunakan pada orang dengan penyakit auto-immune, karena pada dasarnya Joymunemax membantu menyeimbangkan immune system sehingga tubuh tidak mudah sakit.

Q : Apakah Joymunemax dapat dikonsumsi oleh ibu hamil?
A : Joymunemax dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dan aman bagi bayi. Jika dikonsumsi teratur akan menambah daya tahan tubuh ibu dan bayi. Dengan catatan kondisi kandungan ibu hamil berbeda-beda sehingga dianjurkan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan terkait konsumsi Joymunemax.

Q : Apakah Joymunemax dapat dikonsumsi oleh orang dengan alergi protein?
A : Kandungan protein dalam Joymunemax adalah 1 gram/sachet. Tanyakan ke dokter berapa anjuran konsumsi protein pada orang dengan alergi protein, karena jika seseorang tidak mengkonsumsi protein akan berbahaya karena protein juga berperan untuk memperbaiki jaringan dalam tubuh.

Q : Adakah batasan usia untuk konsumsi Joymunemax?
A : Untuk dewasa konsumsi Joymunemax 1-4 sachet dan untuk anak usia dibawah 9 tahun cukup konsumsi joymunemax ½ sachet.

PENDAFTARAN VIA WHATSAPP

DICARI LEADER DI TIAP KOTA

SEGERA KUNCI POSISI ANDA

SILAHKAN HUBUNGI

082157408910

JADILAH YANG PERTAMA DIKOTA ANDA

Kirimkan Data Anda

Nama:

Email:

No Hp :

Alamat Lengkap :

kirimkan ke WA. 082157408910

Ari Surachman

No Hp : 082157408910

WA : 6282157408910

 

 

 

 

 

 

 

KEMOTERAPI DIDUGA MEMPERCEPAT KEMATIAN DARI 27% KASUS YANG ADA. DILENGKAPI SOLUSI PENCEGAHAN DINI DARI KANKER

National Confidential Enquiry into Patient Outcome and Death (NCEPOD) menemukan bahwa lebih dari 4 dari 10 pasien yang menerima kemoterapi sampai akhir hidupnya telah menderita efek samping yang fatal dari kemoterapi dan perawatan ini dinilai “tidak tepat”.

Dari suatu studi, para dokter telah dihimbau untuk supaya lebih berhati-hati dalam menawarkan perawatan kanker ke pasien yang sedang sekarat karena kemoterapi lebih sering membawa dampak yang membahayakan dibandingkan dampak kesembuhan.

National Confidential Enquiry into Patient Outcome and Death (NCEPOD) menemukan bahwa lebih dari 4 dari 10 pasien yang menerima kemoterapi sampai akhir hidupnya telah menderita efek samping yang fatal dari kemoterapi dan perawatan ini dinilai “tidak tepat”.

Dalam suatu studi yang meneliti lebih dari 600 pasien kanker yang meninggal dalam waktu 30 hari selama menerima kemoterapi, diduga bahwa kemoterapilah yang menyebabkan dan mempercepat kematian dari 27% kasus yang ada.

Hanya 35% dari semua kasus ini dinilai baik oleh “dokter penganjur”-nya, dengan 49% mangalami perbaikan dan hanya 8% yang mendapatkan perawatan yang memuaskan.

Dalam paradigma medis konvensional, kemoterapi merupakan perawatan standar untuk kanker. Pasien membayar jutaan rupiah per bulannya untuk kemoterapi dengan harapan mereka akan sembuh dari kanker.

Namun, perawatan yang “mahal” ini adalah pengobatan yang sangat toksik atau beracun, memperpendek usia pasien menjadi hanya beberapa bulan saja, atau lebih buruk lagi, kurang dari itu dan membuat kanker makin mengganas.

Kerugian fatal dari kemoterapi adalah ia menghancurkan sel-sel sehat diseluruh tubuh pasien bersamaan dengan sel kanker. Sel-sel sehat yang dihancurkan adalah sel yang berada di:• Sumsum tulang, yang berfungsi memproduksi darah.

• Sistem pencernaan.

• Sistem reproduksi.

• Kantung rambut.

Dalam studi yang dilakukan oleh NCEPOD yang meneliti lebih dari 600 pasien kanker yang meninggal dalam waktu 30 hari selama menerima kemoterapi, diduga bahwa kemoterapilah yang menyebabkan serta mempercepat kematian dari 27% kasus yang ada.

“Mayoritas pasien kanker di Negara ini (Amerika) meninggal karena kemoterapi, yang tidak bisa menyembuhkan kanker payudara, usus, ataupun kanker paru-paru. Hal ini telah terdokumentasikan selama lebih dari satu decade, namun demikian para dokter tetap saja memakai kemoterapi ubtuk melawan tumor-tumor ini,” ujar Dr. Allen Levin, MD, pengarang buku The Healing of Cancer.

 

Berdasarkan suatu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Clinical Oncology edisi December 2004, disamping kemoterapi merupakan standar “emas” perawatan di dunia medis konvensional, dalam kurun waktu 5 tahun, ia hanya memiliki tingkat keberhasilan orang yang selamat sangat sedikit, yaitu 2% dari SEMUA KANKER.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kasihi telah terdiagnosa kanker, saya sarankan supaya Anda berinisiatif melakukan pencarian kesembuhan di luar medis konvensional dan mendidik diri sendiri dengan pengetahuan kesehatan, melengkapi Anda dengan kebijaksanaan untuk mengambil keputuan yang tepat untuk melawan kanker. Jangan memiliki kepercayaan seratus persen kepada dokter Anda karena keputusan seperti ini sangat-sangat penting untuk diserahkan begitu saja ke tangan seorang dokter konvensional.

VITAMIN D – PERAWATAN YANG AMAN DAN MURAH

Seiring perkembangan jaman, kanker mengalami peningkatan kasus setiap tahunnya. Kanker merupakan momok tersendiri dari sekian banyaknya penyakit di dunia ini. Banyak orang bingung apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Ada banyak cara untuk mengatasi (mencegah atau menyembuhkan) kanker, tanpa harus menerima efek sampingnya. Salah satunya adalah VITAMIN D.

Calcitriol adalah hormon steroid alami yang paling penting dalam tubuh kita, dan ia diproduksi dalam jumlah banyak pada jaringan tubuh yang memiliki banyak kandungan vitamin D-nya. Namun, pada penderita kanker, kadar vitamin D – nya rendah.

Calcitriol berfungsi dalam mempengaruhi pembedaan sel dan mengontrol perkembangbiakan sel yang tujuan utamanya adalah melindungi kita dari kanker. Orang dengan kadar vitamin D rendah kurang bisa memproduksi calcitriol (vitamin D yang telah aktif) dalam jumlah yang cukup untuk mengendalikan perkembangbiakan sel-sel kanker.

Tingkat vitamin D yang optimal secara sinergis membantu perawatan terhadap kanker. Telah ada lebih dari 830 penelitian yang memperlihatkan keefektifan vitamin D dalam perawatan kanker.

Bukan hanya pendekatan alami ini aman tanpa efek samping, tapi ia juga sangat murah tanpa harus diterapkan dengan bantuan seorang ahli.

TIPS MENCEGAH KANKER  

Mengoptimalkan tingkat vitamin D akan mengurangi resiko Anda terkena kanker lebih dari 50%. Tapi diperlukan juga langkah-langkah lainnya dalam mencegah terkena kanker.

Yang paling utama adalah mengatur pikiran dan perasaan Anda supaya tetap positif. Kebanyakan dari penyakit yang ada disebabkan oleh karena adanya pikiran dan perasaan negatif yang tak terkendali. Jika Anda fokus pada rasa sakit, kesedihan atau kepahitan, beberapa penyakit akan datang ke dalam hidup Anda.

Tapi jika Anda selalu fokus pada apa yang Anda “ingin” alami (sudah pasti ingin yang baik-baik saja) dan menaruh energi ke kebiasaan atau gaya hidup yang sehat, tubuh Anda akan meresponnya secara positif.

Beberapa hal yang bisa membantu melenyapkan pikiran dan perasaan negatif adalah doa, meditasi, dan rekreasi.

Dr. Ryke Geerd Hamer juga memiliki tehnik yang menakjubkan dalam German New Medicine-nya untuk mengatasi konflik emosional sebagai langkah awal menyembuhkan penyakit.

Beberapa hal lainnya yang perlu diperhatikan dalam mencegah kanker:

• Memiliki pola makan yang sehat disesuaikan dengan tipe nutrisi Anda.

• Berolah raga.

• Menghindari makanan buatan pabrik, junk food, manis-manis dan banyak karbohidrat (untuk mengendalikan tingkat insulin Anda).

• Banyak makan masakan tradisional dan mentah.

• Menyeimbangkan rasio lemak omega-3 dan omega-6 dengan mengkonsumsi minyak yang baik, yaitu minyak kelapa, minyak ikan, dan minyak zaitun.

• Memiliki tidur yang cukup, karena kebanyakan hormon yang Anda butuhkan, diproduksi pada saat Anda tidur dimalam hari.

Jika Anda membutuhkan resep alami, tanpa efek samping, dan tanpa operasi untuk menyembuhkan segala jenis kanker, silahkan klik di sini.

Link referensi:

http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/health/article5138033.ece

http://articles.mercola.com/sites/articles/archive/2008/12/02/chemotherapy-can-do-more-harm-than-good.aspx

 

10 Efek Samping Kemoterapi dan Solusi Mengatasinya Dengan Baik dan Tepat

 

Efek Samping Kemoterapi dan Solusi Mengatasinya – Kemoterapi adalah salah satu prosedur perawatan yang diberikan pada penyakit kanker. Kemoterapi mengandalkan kemampuan dari obat-obatan khusus untuk menghancurkan sel-sel kanker yang menyerang didalam tubuh. Obat tersebut bekerja untuk memperlambat maupun menghentikan pertumbuhan dan perkembangan sel kanker.

Sebelum melakukan kemoterapi pasien perlu mempertimbangkan dan mengetahui secara jelas mengenai prosedur yang harus dijalankan. Hal ini penting dilakukan karena kemoterapi dapat membahayakan sel-sel sehat yang membagi diri dengan cepat, tidak hanya sel ganas. Termasuk sel yang membuat rambut untuk dapat tumbuh serta sel-sel yang melapisi mulut dan usus. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya efek samping seperti hilangnya rambut dan nyeri perut berat selama menjalani pengobatan.

Efek yang ditimbulkan dari setiap pasien kemoterapi dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti riwayat kesehatan sebelumnya, umur, dan gaya hidup. Selain itu, ada beberapa macam jenis obat yang digunakan untuk kemoterapi memiliki efek samping yang berbeda dan setiap orang juga berbeda-beda dalam menerima respon kemoterapi. Mungkin ada seseorang yang bisa mengalami sakit luar biasa, sedangkan pada orang lain obat yang diberikan tidak menimbulkan efek samping yang berarti.

Efek Samping Kemoterapi

Efek samping yang ditimbulkan setelah melakukan kemoterapi akan berbeda beda setiap orangnya. Berikut ini beberapa efek samping yang umum dialami oleh pasien yang melakukan kemoterapi, antara lain:

1. Kelelahan
Efek samping kemoterapi yang paling umum terjadi adalah tubuh merasa kelelahan sesudah melakukan kemoterapi. Solusi ketika menghadapi kemoterapi yang sangat penting dilakukan adalah tubuh mendapatkan istirahat yang cukup. Hindari melakukan tugas atau kegiatan yang membuat tubuh merasa kelelahan.

2. Mual dan Muntah
Kemoterapi dapat menyebabkan mual dan muntah, solusi untuk mengatasi mual dan muntah tersebut adalah dengan melakukan pengobatan antiemetik. Pengobatan antiemetik diberikan untuk membantu mengendalikan gejala mual dan muntah. Antiemetik diberikan dapat berupa :

  • Bentuk tablet dan kapsul yang dapat ditelah
  • Berupa injeksi
  • Sebagai supositoria, pemberian kapsul yang dimasukkan melalui bokong sehingga dapat cepat larut.

3. Kerontokan Rambut
Beberapa jenis kemoterapi memberikan efek kerontokan rambut dari seluruh tubuh seperti rambut kepala, tangan atau kaki secara menyeluruh. Kerontokan tersebut biasanya dimulai setelah beberapa minggu pertama kemoterapi, dan akan cenderung meningkat 1 sampai 2 bulan pengobatan. Biasanya Dokter dapat memprediksi resiko kerontokan rambut berdasarkan obat dan dosis kemoterapi yang diterima.

4. Menurunnya Sistem Imunitas Tubuh
Kemoterapi menyebabkan menurunkan sistem kekebalan tubuh, hal ini karena sel darah putih dalam tubuh mengalami penurunan, yang menyebabkan tubuh terserang Anemia. Sistem kekebalan tubuh yang lemah menyebabkan tubuh cepat merasa lelah, kulit pucat, merasa kedinginann dan tubuh merasa melayang. Biasanya dokter akan memberikan antibiotik untuk mengurangi berkembangnya infeksi. Selain itu, anda juga perlu melakukan perlindungan diri sendiri dengan menjaga kebersihan tubuh, menhindari kontak langsung dengan penderita infeksi, dan membersihkan tangan secara rutin dengan sabun dan air panas.

5. Menyebabkan Anemia
Selain sel darah putih yang menurun, level sel darah merah juga mengalami penurunan. Sel darah merah berperan untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika sel darah merah menurun, maka tubuh akan kehilangan beberapa oksigen dan memicu anemia yang menyebabkan beberapa gejala seperti Kelelahan, Kehilangan energi, Napas pendek dan Detak jantung tak beraturan.
Untuk meningkatkan sel darah merah, anda dapat melakukan pengobatan seperti erythropoietin (EPO) dapat menstimulasi produksi sel darah. Anda juga bisa memakan makanan kaya akan zat besi, seperti:

  • Sayuran hijau gelap
  • Roti yang kaya akan zat besi
  • Kacang polong
  • Daging
  • Apricot
  • Kismis

6. Pendarahan dan memar
Kemoterapi juga dapat memberikan efek samping yang membuat tubuh lebih rentan terhadap pendarahan dan memar seperti mimisan, gusi berdarah atau memar pada kulit. Solusi yang dapat anda lakukan adalah dengan berkonsultasi kedokter dan mungkin tubuh anda membutuhkan trombosit lebih.

7. Mucositis
Kemoterapi kadang memberikan efek samping mucositis, yaitu peradangan pada jaringan lapisan lembut di sistem pencernaan mulut hingga anus. Biasanya efek ini terjadi pada pasien yang mendapatkan dosis tinggi pada saat melakukan kemoterapi. Mucositis muncul pada 7 hingga 10 hari setelah kemoterapi dilakukan. Anda akan menemukan bisul pada mulut dan dapat membuat Anda merasa sakit ketika makan.

8. Konsentrasi Menurun
Pada sebagian pasien kemoterapi akan mengalami kehilangan memori dan konsentrasi jangka pendek. Namun, efek gejala ini akan hilang setelah pengobatan selesai dan memori anda akan pulih kembali.

9. Kesuburan
Kemoterapi memberikan efek dapat menghilangkan gairah seksual pada perempuan maupun laki-laki. Namun gejala ini hanya bersifat sementara, setelah pengobatan selesai akan kembali seperti biasa.

10. Diare
Jenis obat kemoterapi dapat menyebabkan diare. Solusi untuk mencegah dan mengobati diare dapat anda lakukan untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi (kehilangan terlalu banyak cairan tubuh).

Kemoterapi bereaksi pada sel-sel tubuh yang aktif. Sel-sel aktif adalah sel tubuh yang tumbuh dan berkembang, seperti pada sel kanker dan sel-sel sehat lainnya. Termasuk sel-sel dalam darah, mulut, sistem pencernaan dan folikel rambut. Efek samping dapat terjadi ketika melakukan kemoterapi yang menimbulkan kerusakan pada sel-sel sehat.

Dokter akan membantu mencegah dan mengobati beberapa jenis efek samping yang terjadi akibat kemoterapi. Mencegah dan mengobati efek samping dari kemoterapi merupakan bagian penting dari pengobatan penyakit kanker, yang bagian perawatan ini disebut dengan perawatan paliatif. Dokter akan membantu mengatasi efek samping jangka panjang dan mengawasi efek akhir dari kemoterapi. Perawatan ini disebut dengan perawatan tindak lanjut, termasuk pemeriksaan rutin fisik, tes medis maupun keduanya.

https://www.bukumedis.com/efek-samping-kemoterapi-dan-solusi-mengatasinya/

 

Pengobatan Kemoterapi dan Efek Sampingnya

Kemoterapi atau biasa disebut kemo dikenal sebagai pengobatan untuk membunuh sel kanker. Kemoterapi memiliki peranan penting dalam melawan sel kanker. Meski demikian, metode pengobatan ini juga memiliki efek samping yang tidak sedikit.

Jenis pengobatan kemoterapi tentunya tergantung pada jenis dan lokasi kanker serta apakah kanker telah menyebar ke organ lain. Pengobatan kemoterapi juga bergantung pada faktor apakah Anda memiliki masalah kesehatan tertentu.

Memerangi Sel-sel Berbahaya

Kemoterapi merupakan salah satu jenis pengobatan yang digunakan untuk menghancurkan sel kanker yang berbahaya bagi tubuh. Cara kerjanya adalah dengan menghentikan atau menghambat pertumbuhan sel kanker yang berkembang dan membelah diri dengan cepat. Tergantung kepada jenis kanker dan sudah sampai di stadium berapa.

Adapun manfaat kemoterapi, yaitu:

  • Meringankan gejala
    Kemoterapi dapat memperkecil tumor yang mengakibatkan rasa sakit.
  • Mengendalikan
    Kemoterapi dapat mencegah penyebaran, memperlambat pertumbuhan, sekaligus menghancurkan sel kanker yang berkembang ke bagian tubuh yang lain.
  • Menyembuhkan
    Kemoterapi dapat menghancurkan semua sel kanker hingga sempurna dan ini mencegah kekambuhan atau berkembangnya kanker di dalam tubuh kembali.

Hanya saja, kemoterapi juga dapat memengaruhi sel sehat yang secara normal membelah diri dengan cepat, misalnya sel pada kulit, usus, serta rambut. Kerusakan pada sel sehat itu yang dapat mengakibatkan efek samping. Namun, hal ini umumnya akan segera menghilang setelah pengobatan kemoterapi selesai.

Kapan Dilakukan Kemoterapi?

Kemoterapi terkadang dilakukan sebagai satu-satunya upaya penyembuhan kanker. Namun sering kali kemoterapi dilakukan bersama-sama dengan tindakan operasi, terapi radiasi, atau terapi biologis lain. Umumnya, kemoterapi dilakukan pada saat:

  • Sebelum operasi atau terapi radiasi, agar ukuran tumor menjadi lebih kecil.
  • Setelah operasi atau terapi radiasi, untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa.
  • Saat dilakukan terapi radiasi dan terapi biologis, untuk memaksimalkan efeknya.
  • Mencegah kembalinya pertumbuhan sel kanker atau penyebaran (metastasis) ke bagian tubuh lain.

Cara pengobatan kemoterapi yang dilakukan tergantung kepada jenis kanker yang diderita, terdiri dari:

  • Topikal. Melalui krim yang dioleskan pada kulit.
  • Oral. Kemoterapi dalam bentuk pil, kapsul, atau cairan yang diminum.
  • Suntik. Diberikan melalui suntikan pada otot atau lapisan lemak, misalnya di lengan, paha, atau perut.
  • Intraperitoneal (IP). Kemoterapi langsung diberikan melalui prosedur operasi atau lewat selang khusus ke dalam rongga perut di mana terdapat usus, hati, dan lambung.
  • Intraarteri (IA). Kemoterapi langsung dimasukkan ke dalam arteri yang menyalurkan darah ke kanker.
  • Intravena (IV). Kemoterapi langsung dimasukkan ke pembuluh darah vena.

Beberapa Efek Samping yang Mungkin Timbul

Kemoterapi merupakan pengobatan kanker yang efektif. Terbukti telah menyelamatkan jutaan jiwa. Namun, kemoterapi memiliki efek samping yang tidak kecil.

Sulit untuk memprediksi seberapa berat seseorang akan mengalami efek samping dari kemoterapi, sebab tiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap pengobatan tersebut.

Efek samping kemoterapi muncul karena obat-obatan tersebut tidak memiliki kemampuan membedakan sel kanker yang berkembang pesat secara abnormal dengan sel sehat yang secara normal juga memiliki perkembangan pesat. Misalnya sel darah, sel kulit, serta sel-sel yang ada di dalam perut akan mengalami efek negatif akibat kemoterapi. Berikut adalah efek samping yang bisa terjadi akibat kemoterapi:

  • Nyeri.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mual dan muntah.
  • Sesak napas dan kelainan detak jantung akibat anemia.Kulit kering dan terasa perih.
  • Pendarahan seperti mudah memar, gusi berdarah, dan mimisan.
  • Sering terkena infeksi.
  • Sulit tidur.
  • Gangguan psikologis seperti depresi, stres, dan cemas.
  • Gairah seksual menurun dan gangguan kesuburan (infertiltas).
  • Rasa lelah dan lemah sepanjang hari.
  • Konstipasi atau diare.
  • Sariawan.

Yang penting untuk diketahui, efek samping kemoterapi tersebut akan segera hilang setelah pengobatan selesai.

Selain itu, efek kemoterapi tidak akan menimbulkan akibat yang berbahaya bagi kesehatan. Meski pada beberapa kasus, efek samping kemoterapi bisa lebih serius dibandingkan yang lain. Misalnya tingkat sel darah putih yang menurun dengan cepat sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi.

Sedapat mungkin hindari diri Anda dari orang-orang yang sakit atau terkena infeksi selama menjalani kemoterapi. Jika mengalami gejala seperti demam, diare, muntah-muntah, sulit bernapas, sakit dada atau pendarahan saat menjalani kemoterapi, segera temui dokter.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

Umumnya pengobatan kemoterapi dilakukan di rumah sakit guna memantau efektivitas dan kemungkinan munculnya efek samping pengobatan kemoterapi.

Meski tiap orang memiliki reaksi berbeda setelah kemoterapi, namun sebagian besar merasakan letih dan lelah. Hindari menyetir kendaraan sendiri atau aktivitas yang memerlukan energi atau konsentrasi tinggi setelah sesi kemoterapi. Ajaklah anggota keluarga atau kawan untuk menemani Anda pulang setelah kemoterapi.

Banyak orang yang masih mampu bekerja selama menjalani kemoterapi, tergantung dengan jenis pekerjaan dan ketahanan tubuh masing-masing. Namun jika memungkinkan, Anda dapat bekerja dari rumah atau paruh waktu. Bicarakan kemungkinan tersebut di tempat kerja Anda atau mengambil cuti. Anda juga mungkin akan membutuhkan bantuan orang lain untuk mengasuh anak di rumah ketika menjalani kemoterapi.

Selama menjalani pengobatan kemoterapi, Anda harus senantiasa berkonsultasi dengan dokter ketika ingin mengonsumsi obat-obatan lain, termasuk obat alergi, herba, pereda nyeri, dan obat lainnya. Hindari konsumsi minuman keras setidaknya selama masa kemoterapi.

Mengobati penyakit berbahaya seperti kanker tidaklah mudah, termasuk saat  menjalani sesi kemoterapi. Sedapat mungkin ikuti saran dokter dan hindari hal-hal yang dapat berisiko mengganggu proses pengobatan untuk bisa berjalan optimal.

https://www.alodokter.com/perawatan-kemoterapi-dan-efek-sampingnya

JOYMUNE MAX Susu Kolostrum Banyak Manfaat
thumbnailby : admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *