Layar sentuh

Tuesday, October 15th 2013. | Berita, Techno & Science

Layar sentuhLayar sentuh merupakan layar yang sensitif terhadap sentuhan jari atau pena. Teknologi layar sentuh mulai menguasai dunia elektronik dan digunakan secara luas setelah Apple memperkenalkan produk iPhone 2007. Aplikasi layar sentuh banyak digunakan pada telepon genggam, komputer tablet, sistem navigasi mobil, layar monitor pada peralatan industri atau kesehatan, dan lain-lain. Layar sentuh memperkenankan penggunanya untuk mengatur sistem komputer dengan menyentuh ikon atau link pada monitor. Teknologi layar sentuh dapat bekerja karena didalamnya terdapat tiga komponen. Yang pertama adalah sensor sentuhan yang merupakan permukaan yang responsif terhadap sentuhan. Sensor tersebut memiliki listrik yang mengalir didalamnya, dan ketika kita menyentuh layar maka terjadi perubahan voltase yang merupakan tanda akan lokasi sentuhan. Yang kedua adalah pengendali, yang merupakan perangkat keras yang mengubah perubahan voltase pada sensor menjadi signal pada komputer atau perangkat lain. Yang terakhir adalah perangkat lunak yang menyampaikan perintah pada komputer, smartphone, atau perangkat lainnya mengenai apa yang terjadi pada sensor dan memperkenankan perangkat tersebut untuk melakukan proses sesuai dengan instruksi yang diberikan. Layar sentuh yang terdapat pada smartphone terdiri dari 2 jenis yaitu layar sentuh kapasitif dan layar sentuh resistif. Layar sentuh kapasitif menggunakan bagian tubuh manusia untuk mendeteksi sentuhan dan tidak dapat dikendalikan oleh stylus. Stylus adalah alat berupa tongkat kecil yang berbentuk seperti pena. Jenis layar sentuh yang dapat merespon tekanan pada stylus adalah layar sentuh resistif.
Teknologi layar sentuh sangat mudah digunakan, hanya cukup dengan menyentuh sebuah ikon untuk mengaktifkannya. Ini sangat berguna bagi orang-orang yang mengalami kesulitan dengan menggunakan mouse. Layar sentuh juga merupakan perangkat yang bermanfaat dalam proses belajar mengajar yang interaktif untuk anak-anak. Perangkat dengan teknologi layar sentuh yang tidak memerlukan penggunaan keyboard ataupun mouse sangat praktis karena tidak memakan tempat untuk menyimpannya. Bentuknya yang lebih sederhana dan berukuran lebih kecil daripada perangkat konvensional pada umumnya dapat disimpan dan dibawa kemanapun. Teknologi layar sentuh juga lebih efisien karena untuk membuka sebuah aplikasi dengan sentuhan jari memerlukan waktu yang lebih singkat daripada dengan mengetik keyboard atau mengklik sebuah mouse. Teknologi layar sentuh juga memiliki beberapa kelemahan. Salah satunya yaitu jika terkena sinar matahari maka tulisan pada monitor terkadang sulit untuk dibaca karena terlihat lebih gelap. Perangkat dengan teknologi ini memiliki layar yang sangat terang dan oleh karenanya memerlukan daya yang cukup besar sehingga lebih boros baterai dan harus sering diisi ulang. Selain itu untuk memiliki perangkat dengan teknologi layar sentuh, anda harus menguras kantong lebih dalam karena harganya yang cukup mahal.
www.arisurachman.com

Layar sentuh
thumbnailby : Ari Surachman

Comments

comments

Related For Layar sentuh