Sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System)

Sunday, January 9th 2011. | Training & Motivation

Hal ini sering dibahas  bahwa sistem manajemen kinerja  yang dirancang oleh banyak perusahaan tidak akan efisien jika tidak disosialisasikan secara intensif. Sosialisasi ini merupakan hal penting karena ada kesenjangan yang besar antara manajemen puncak dengan tingkat operasional dalam hal hal pengetahuan dan pemikiran jangka panjang untuk manajemen puncak.

Karena sistem  manajemen kinerja adalah hal yang baru, terutama bagi perusahaan di Indonesia, maka pelatihan yang diperlukan untuk merancang sistem manajemen kinerja yang kontekstual dengan kebutuhan perusahaan. Mereka pelatihan dapat lingkup pemahaman dalam global untuk manajemen kinerja itu sendiri. Sistem manajemen kinerja meliputi parameter yang ingin menilai, klasifikasi kinerja, klasifikasi tingkat kinerja tercapai, prosedur penilaian kinerja dan teknik penilaian yang terdiri dari frekuensi penilaian, alat yang digunakan dan metode umpan balik dari hasil penilaian .

Perlu diingat bahwa  sistem manajemen kinerja hanyalah alat untuk membantu pengambilan keputusan untuk perbaikan kinerja, jadi jangan mengabaikan kinerja proses reparasi. Sistem manajemen kinerja yang dirancang harus dinamis dan canggih untuk perkembangan, baik tentang perubahan lingkungan persaingan bisnis, peraturan pemerintah, permintaan masyarakat, pengembangan pelanggan membutuhkan, pengembangan teknologi baru atau standar prestasi yang lebih kinerja dan metode terbaru. Selain menjaga kecanggihan sistem manajemen kinerja, ada beberapa hal yang juga perlu dipelihara seperti kepemimpinan, komitmen, stakeholder yang terlibat, dll yang pada dasarnya untuk selalu menjaga semangat bahwa ‘hari ini lebih baik dari kemarin dan besok lebih baik dari hari ini’.

Sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System)
thumbnailby : Ari Surachman

Comments

comments

Related For Sistem Manajemen Kinerja (Performance Management System)